Category: Oase


10 Wasiat Imam Hasan Al-Banna

eramuslim.com - Imam Hasan Al-Bana, pendiri gerakan dakwah Ikhwan yang terkenal ke seluruh dunia, banyak meninggalkan catatan penting pada sejarah perjuangan Islam modern. Ingat, kehadiran Imam Hasan bertepatan dengan hanya beberapa saat setelah hancurnya kekhalifan Islam yang terakhir. Tak pelak, setelah kepergian beliau, tak ada lagi figur dakwah yang bisa dijadikan acuan dalam gerakan Islam.

Setiap hari, dalam dakwahnya, ia berjalan kaki tidak kurang dari 20 KM. Beliau menyambangi desa-desa dan dilakukannya tanpa pamrih sedikitpun dari manusia. Ia duduk di warung kopi pada beberapa malam, menyatu dengan masyarakat yang sebenarnya, dan ia mampu mengingat nama orang yang baru saja ditemuinya walaupun hanya sekali, sehingga orang yang diajak bicara olehnya menjadi simpati.

Banyak warisan dari Imam Hasan yang sangat menggelorakan semangat dakwah Islam. Berikut ini beberapa di antaranya dari sekian wasiat-wasiatnya:

Bangunlah segera untuk melakukan sholat apabila mendengara adzan walau bagaimanapun keadaannya.
Baca, Telaah dan dengarkan Al-Quran atau dzikirlah kepada Allah dan janganlah engkau menghambur-hamburkan waktumu dalam masalah yang tidak ada manfaatnya.
Bersungguh-sungguhlah untuk bisa berbicara dalam bahasa Arab dengan fasih.
Jangan memperbanyak perdebatan dalam berbagai bidang pembicaraan sebab hal ini semata-mata tidak akan mendatangkan kebaikan.
Jangan banyak tertawa sebab hati yang selalu berkomunikasi dengan Allah (dzikir) adalah tenang dan tentram.
Jangan bergurau karena umat yang berjihad tidak berbuat kecuali dengan bersungguh-sungguh terus-menerus.
Jangan mengeraskan suara di atas suara yang diperlukan pendengar, karena hal ini akan mengganggu dan menyakiti.
Jauhilah dari membicarakan kejelekan orang lain atau melukainya dalam bentuk apapun dan jangan berbicara kecuali yang baik.
Berta’aruflah dengan saudaramu yang kalian temui walaupun dia tidak meminta, sebab prinsip dakwah kita adalah cinta dan ta’awun (kerja sama).
Pekerjaan rumah kita sebenarnya lebih bertumpuk dari pada waktu yang tersedia, maka manfaatkanlah waktu dan apabila kalian mempunyai sesuatu keperluan maka sederhanakanlah dan percepatlah untuk diselesaikan.
(sa/berbagaisumber)

“Tanda kebahagiaan seorang hamba ialah menyembunyikan amal kebaikannya di belakang punggungnya dan meletakkan amal keburukannya di depan matanya. Tanda kesengsaraan seorang hamba ialah meletakkan amal kebaikannya di depan matanya dan menyembunyikan amal keburukannya di belakang punggungnya.”

(Ibnu Qayyim Al-Jauziyah)

Penghambat Jalan Dakwah

“Ketidaktahuan masyarakat akan menjadi penghambat jalan dakwah kita. Maka tugas paling utama adalah menjadikan masyarakat mengenal hakikat dakwah ini, karena kebersamaan mereka bersama kita adalah titik tolak menuju sukses.” (Hasan Al-Banna)

Seorang Muslim Adalah…

“Seorang Muslim adalah pelajar yang mempelajari agama, pelaksana yang mengamalkannya, sekaligus tentara yang senantiasa berjihad. Seorang Muslim tidak sempurna keislamannya kecuali ia memiliki ketiga kriteria ini secara seutuhnya.” (Hasan Al-Banna)

“Setiap kali manusia melakukan penjelajahan pikiran dan pandangan mereka terhadap Kitab Allah SWT, niscaya ia akan mendapatkan bahwa makna-maknanya ibarat gelombang laut yang tiada habis-habisnya dan tak bertepi.” (Hasan Al-Banna)

Blog pada WordPress.com. | Tema: Motion oleh volcanic.