“Tuntutlah ilmu walau di negeri Cina.” (HR. Ibnu Adiy, Abu Nu’aim)

Penjelasan: Hadits ini bathil, bukan ucapan Rasulullah SAW.

Diriwayatkan oleh Ibnu ‘Adiy dalam kitabnya juz II halaman 207, dan oleh Abu Nu’aim dalam Kitab Akhbaaru Ashbahaan Juz II halaman 106, oleh Al-Khathiib dalam Kitab Taariikhul Baghdaadiy.

Semua riwayat ini melalui jalan Al-Hasan bin ‘Athiyah. Tetapi dalam sanadnya ada rawi yang bernama Abu ‘Aatikah. Sedangkan dia termasuk rawi yang matruk. Rawi inilah yang meriwayatkan dengan ada tambahan “wa lau bishshiin” (walau di negeri Cina).

Di lain riwayat ada pula tambahan “fariidhatun ‘alaa kulli muslimin” (di wajibkan atas tiap-tiap muslim). Dalam sanad ada rawi yang sifat dan keadaannya mendekati derajat dhaif.

Imam Bukhari mengatakan: Abu ‘Aatikah yang tersebut dalam sanad ini adalah seorang rawi yang suka meriwayatkan hadits-hadits munkar.

Imam Nasa’i mengatakan: Dia adalah rawi yang “laisa bitsiqah” (tidak kepercayaan).