Oleh: D. Hamdani

1. Berkeluarga adalah tuntunan baginda Rasullullah SAW. #KeluargaIslami
2. Ia juga merupakan dalam rangka menyempurnakan 1/2 dien kita. #KeluargaIslami
3. Untuk mewujudkan 1/2 dari dien tersebutlah tidaklah mudah. Butuh perjuangan dan pengorbanan. #Keluarga Islami
4. Karena itu berkeluarga membutuhkan visi dan misi yang jelas. #KeluargaIslami

5. Persis seperti kita mengelola organisasi yang membutuhkan visi misi, perencanaan strategis serta implementasi program, begitu pula dengan mengelola keluarga, karena keluarga adalah organisasi terkecil kita. #KeluargaIslami
6. Diantara visi yang baik dalam berkeluarga adalah menjaga keluarga kita agar terhindar dari siksa pedihnya api neraka. #KeluargaIslami
7. “Kuu anfusikum wa ahliikum naaro”. Jagalah dirimu dan keluarga mu dari api neraka. Ini adalah visi pertama dalam berkeluarga. #KeluargaIslami
8. Visi kedua adalah bahwa kita dituntut untuk tidak meninggalkan dibelakang kita generasi yang lemah, dalam berbagai dimensinya. #KeluargaIslami
9. Generasi anak cucu kita yang terhindar dari pelbagai kelemahan: lemah keimanan, lemah pendidikan, lemah ekonomi, dan kelemahan lainnya. #KeluargaIslami
10. Visi pertama adalah dimensi akhirat. #KeluargaIslami
11. Visi kedua adalah dimenai dunia. #KeluargaIslami
12. Untuk mewujudkan visi pertama maka diperlukan pelbagai program yang mengarah ke visi tsb #KeluargaIslami
13. Program ketaatan, program ibadah adalah program guna mewujudkan visi pertama. Dan ini harus senantiasa berkembang setiap harinya. #KeluargaIslami
14. Program pembinaan skil kehidupan dan pembelajaran agar anak cucu kita menjadi generasi pembelajar dan memiliki banyak skil kehidupan adalah guna mewujudkan visi kedua. Ini pun harus terus terus berkembang. #KeluargaIslami
15. Untuk mewujudkan kedua visi tsb, diperlukan kekompakan seluruh anggota keluarga. Terutama mulai dari orang tua. Suami istri. Ayah ibu. Tidak boleh ada dualisme. #KeluargaIslami
16. Kedua visi tsb tdk akan terwujud tanpa adanya ketaatan dari anggota keluarga, dimulai dari istri dan anak2, kepada pemimpin atau kepala keluarga, dalam hal ini adalah suami atau ayah. #KeluargaIslami
17. Dualisme kepemimpinan dalam keluarga sering kali menjadi sebab timbulnya masalah keluarga dan tidak tercapainya visi keluarga yang baik. #KeluargaIslami
18. Karena itulah Islam menggaris bawahi dalam hal ketaatan ini: Tidak ada kepemimpinan tanpa ketaatan. #KeluargaIslami
19. Karena itulah bagi anggota keluarga yang tdk taat pd pemimpinnya maka islam memberikan sanksi kepada anggota keluarga tsb. Seperti pemutusan nafkah dll. Ini bisa dibaca dlm kitab2 fiqh. #KeluargaIslami
20. Ketaatan pd pemimpin rumah tangga seyogyanya diberikan utk hal2 yg justru negotiable dlm bab keduniawian. #KeluargaIslami
21. Adapun utk hal2 yg tdk negotiable krn ia adalah dari agama kita (urusan akhirat) maka kita wajib taat pada pencipta kita dan tdk wajib taat pd kepala rumah tangga yg bertentangan dgn keputusan penciptanya. #KeluargaIslami
22. Karena itulah ada ungkapan: Laa tha’at fii ma’siyatillah. Tdk ada ketaatan dlm rangka maksiyat kpd Allah (pencipta kita). #KeluargaIslami
23. Di dlm ketaatan tsb ada keberkahan. #KeluargaIslami
24. Oleh karena itu utk mewujudkan keluarga Islami yang baik maka diperlukan visi misi yg jelas yg baik dan benar sesuai sgn tuntunan Allah dan RasulNya. Diperlukan pula implementasinya dlm program2 yg jelas yg aplikatif. Diperlukan pula sinergi dari anggota keluarga tsb. Serta diperlukan pula seauatu yg dpt menghilangkan dan mengikis segala macam sebab yg dpt menghambat perwujudan visi misi tsb. #KeluargaIslami
25. Karena itulah utk mengarah ke sana, terakhir, diperlukan pula sikap saling menasihati, saling mengingatkan, amar ma’ruf nahyi munkar dlm struktur keluarga kita. #KeluargaIslami

Wallahu a’lam

Published in: http://www.danihamdani.wordpress.com