Category: Tazkiyah


Makna Thaaghuut

Ia bisa berupa berhala/patung yang disembah, sebagaimana riwayat :

ﺣَﺪَّﺛَﻨَﺎ ﺃَﺑُﻮ ﺍﻟْﻴَﻤَﺎﻥِ، ﺃَﺧْﺒَﺮَﻧَﺎ ﺷُﻌَﻴْﺐٌ، ﻋَﻦِ ﺍﻟﺰُّﻫْﺮِﻱِّ، ﻗَﺎﻝَ: ﻗَﺎﻝَ ﺳَﻌِﻴﺪُ ﺑْﻦُ ﺍﻟْﻤُﺴَﻴِّﺐِ، ﺃَﺧْﺒَﺮَﻧِﻲ ﺃَﺑُﻮ ﻫُﺮَﻳْﺮَﺓَ ﺭَﺿِﻲَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻨْﻪُ، ﺃَﻥَّ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ
ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻗَﺎﻝَ: ” ﻟَﺎ ﺗَﻘُﻮﻡُ ﺍﻟﺴَّﺎﻋَﺔُ ﺣَﺘَّﻰ ﺗَﻀْﻄَﺮِﺏَ ﺃَﻟَﻴَﺎﺕُ ﻧِﺴَﺎﺀِ ﺩَﻭْﺱٍ ﻋَﻠَﻰ ﺫِﻱ ﺍﻟْﺨَﻠَﺼَﺔِ ” ، ﻭَﺫُﻭ ﺍﻟْﺨَﻠَﺼَﺔِ: ﻃَﺎﻏِﻴَﺔُ ﺩَﻭْﺱٍ ﺍﻟَّﺘِﻲ ﻛَﺎﻧُﻮﺍ ﻳَﻌْﺒُﺪُﻭﻥَ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺠَﺎﻫِﻠِﻴَّﺔِ

Telah menceritakan kepada kami Abul-Yamaan : Telah mengkhabarkan kepada kami Syu’aib, dari Az-Zuhriy, ia berkata :
Telah berkata Sa’iid bin Al-Musayyib : Telah mengkhabarkan kepadaku Abu Hurairah radliyallaahu ‘anhu : Bahwasannya
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “ Tidak akan tegak hari kiamat hingga pantat-pantat wanita suku
Daud berjoget di Dzul-Khalashah” . Dzul-Khulashah adalah thaaghuut (berhala) suku Daus yang mereka sembah pada
masa Jaahiliyyah [Diriwayatkan oleh Al-Bukhaariy no. 7116].
Baca lebih lanjut

Iklan

Pendukung Ikhlas

1. Ilmu yg mantap.
2. Berteman dgn orang yg ikhlas.
3. Membaca sirah mukhlisin.
4. Mujahadah melawan nafsu.
5. Berdoa dan minta tolong pd Allah.

Dua syarat diterimanya amal:
1. Ikhlas (bersih bathin).
2. Menurut Sunnah Nabi SAW (bersih dzahir).

Oleh: Ust. Ihsan Tandjung

eramuslim.com – Di masa Nabi ada seorang pendeta Yahudi bernama Hushain bin Salam bin Harits. Ia percaya bahwa Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam merupakan Nabi di akhir zaman sebagimana diterangkan dalam riwayat Taurat dan Injil. Setelah kedatangan Nabi shollallahu ’alaih wa sallam ke Madinah iapun masuk Islam. Setelah memeluk Islam Nabi shollallahu ’alaih wa sallam mengubah namanya menjadi Abdullah bin Salam. Di bawah ini kami cuplik kisahnya berkenaan dengan hubungannya dengan kaum Yahudi sebagaimana ditulis oleh Munawar Chalil dalam bukunya ”Kelengkapan Tarikh Nabi Muhammad”.
Baca lebih lanjut

dakwatuna.com

Oleh: Mochamad Bugi

Abu Hurairah telah menceritakan kepada Atha’ nin Yazid Al-Laitsi bahwa para sahabat telah bertanya kepada Rasululla saw., “Apakah engkau akan melihat Tuhan kami kelak pada hari kiamat?” Maka Rasulullah saw. balik bertanya, “Apakah kamu sekalian merasa kesulitan melihat bulan pada malam purnama?” Mereka menjawab, “Tidak.” Selanjutnya Rasulullah saw, bertanya lagi, “Apakah kalian merasa kesulitan melihat matahari yang tidak ada awan yang menghalangi?” Mereka menjawab, “Tidak.”
Baca lebih lanjut